Kecaman keras juga datang dari Ketua LSM Elperisai Andi Muhammad Nur Bongkang, yang mana oknum tersebut mengambil cermin besar dan berdiri di depan cermin itu. Lihat diri sendiri apakah tidak memiliki salah dan dosa. "Saya selaku warga manado melihat dan merasakan langsung karya dan upaya GSVL membangun kota. Tentang masih ada hal hal yang belum terlaksana maka itu akan menjadi bagian dari sebuah ikhtiar evolusi sosial untuk membangun manado kedepan lebih baik. Tentang perlu tidaknya oknum tersebut di proses secara hukum, maka itu sah sah saja sebagai upaya hukum. Tapi sebaiknya pelaku hinaan ini kembali bercermin lagi dan bertaubat kepada Tuhan semoga bisa kembali ke jalan yang benar. Dan saya menghimbau bupati minsel supaya bisa bertindak tegas kepada oknum ASN minsel ini, dan ajarkan mereka tentang akhlak moral yang baik. Jika oknum ini tidak melakukan hal ini, saya sebagai warga manado akan mengambil sikap hukum dengan melaporkan perbuatan oknum ASN Minsel ini ke polda sulut. Karena bukti bukti penghinaan ini sangat nyata dan jelas," ujar Mat Nur. (dar)
Tampilkan postingan dengan label Manado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manado. Tampilkan semua postingan
Dua Pasutri Oknum ASN Manado dan Minsel Lecehkan GSVL dan Program GEMPITA
Written By manadolive.blgospot.com on Senin, 23 Mei 2016 | 06.05
ManadoLive-- Masih ingat oknum PNS Minsel dengan inisial SM yang diduga melecehkan program GEMPITA yang merupakan program Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan di awal pemerintahannya. Kali ini, ada juga oknum ASN Manado yang juga diduga merupakan isteri dari ASN Minsel tersebut yang berinisial SP. SP di dalam medsos memplesetkan nama GSVL dengan Gombal Sombong Vetoveto Lamu dan langsung dibalas oleh salah satu anggota facebook yang bernama Stanly dengan GSVL. Setelah ditelusuri kedua ASN yakni SM dan SP ini merupakan pasangan suami isteri. Menyikapi hal itu, apa yang dilakukan dua oknum ASN ini dikecam oleh berbagai pihak. Apalagi di kalangan masyarakat perilaku dua ASN dinilai sangat tidak baik, "Masa sebagai ASN kong dorang dua bagitu depe kalakuan, harusnya sebagai ASN menjadi contoh tauladan, harusnya mengeluarkan kata2 yang bagus, walaupun dorang marah itu pimpinan jangan ja tulis di medsos, ini kan dibaca banyak orang, dan ini harus diproses hukum," ujar Miranda, salah satu warga Tuminting.
Kecaman keras juga datang dari Ketua LSM Elperisai Andi Muhammad Nur Bongkang, yang mana oknum tersebut mengambil cermin besar dan berdiri di depan cermin itu. Lihat diri sendiri apakah tidak memiliki salah dan dosa. "Saya selaku warga manado melihat dan merasakan langsung karya dan upaya GSVL membangun kota. Tentang masih ada hal hal yang belum terlaksana maka itu akan menjadi bagian dari sebuah ikhtiar evolusi sosial untuk membangun manado kedepan lebih baik. Tentang perlu tidaknya oknum tersebut di proses secara hukum, maka itu sah sah saja sebagai upaya hukum. Tapi sebaiknya pelaku hinaan ini kembali bercermin lagi dan bertaubat kepada Tuhan semoga bisa kembali ke jalan yang benar. Dan saya menghimbau bupati minsel supaya bisa bertindak tegas kepada oknum ASN minsel ini, dan ajarkan mereka tentang akhlak moral yang baik. Jika oknum ini tidak melakukan hal ini, saya sebagai warga manado akan mengambil sikap hukum dengan melaporkan perbuatan oknum ASN Minsel ini ke polda sulut. Karena bukti bukti penghinaan ini sangat nyata dan jelas," ujar Mat Nur. (dar)
Kecaman keras juga datang dari Ketua LSM Elperisai Andi Muhammad Nur Bongkang, yang mana oknum tersebut mengambil cermin besar dan berdiri di depan cermin itu. Lihat diri sendiri apakah tidak memiliki salah dan dosa. "Saya selaku warga manado melihat dan merasakan langsung karya dan upaya GSVL membangun kota. Tentang masih ada hal hal yang belum terlaksana maka itu akan menjadi bagian dari sebuah ikhtiar evolusi sosial untuk membangun manado kedepan lebih baik. Tentang perlu tidaknya oknum tersebut di proses secara hukum, maka itu sah sah saja sebagai upaya hukum. Tapi sebaiknya pelaku hinaan ini kembali bercermin lagi dan bertaubat kepada Tuhan semoga bisa kembali ke jalan yang benar. Dan saya menghimbau bupati minsel supaya bisa bertindak tegas kepada oknum ASN minsel ini, dan ajarkan mereka tentang akhlak moral yang baik. Jika oknum ini tidak melakukan hal ini, saya sebagai warga manado akan mengambil sikap hukum dengan melaporkan perbuatan oknum ASN Minsel ini ke polda sulut. Karena bukti bukti penghinaan ini sangat nyata dan jelas," ujar Mat Nur. (dar)
Wali Kota GSVL Hadiri HUT Kabupaten Mitra ke 9
ManadoLive-- Walikota G.S Vicky Lumentut menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun ke 9 Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Senin (23/05) siang. Perayaan HUT yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Mitra Ratahan. Walikota pun memberi selamat pada warga Mitra yang merayakan HUT nya ke 9. "Semoga sukses dan kabupaten Mitra akan semakin maju," tandas GSVL. (dar)
Wawali Mor Dominus Bastiaan Tinjau UN di SD Providensia, Eben Haezar, SDN 08 dan SDN 17
ManadoLive--Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan,SE, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Manado, Drs. Dahlan Walangitan, MPd Meninjau Secara Langsung Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Setingkat Sekolah Dasar, (Rabu 18/5/2016). Wakil Walikota meninjau Pelaksanaan Ujian Nasional, pada hari terakhir pelaksanaan UN yang dimulai dari SD Providensia, Eben Haezer, SDN 08, SDN 17 yang pada hari ini dengan jadwal mata pelajaran IPA.Mor Bastiaan, sapaan akrab membuka naskah UN setingkat SD dimulai dari SD Providensia, dari dalam kelas Wakil Walikota menyapa anak-anak yang berada di SD Providensia dengan menggunakan Bahasa Inggris dan disambut dengan penuh semangat oleh para peserta Ujian Nasional. Dalam arahannya Wakil Walikota mengingatkan peserta UN untuk konsentrasi dalam membaca setiap soal agar dapat menjawab dengan baik..Setelah membuka Naskah UN, Wakil Walikota meninjau Perpustakaan yang berada dilantai 2 sekolah tersebut untuk segera dibenahi, agar dapat menumbuhkan semangat anak – anak dalam membaca, dan disambut baik oleh Ketua Yayasan Ir. Benny Narasiang, S.Teol, MT dan Kepala Sekolah Merry Morasa, S.Pd.Sebanyak 32 murid di SD Providensia yang mengikuti UN dan dibagi menjadi 2 kelas dengan diawasi 8 pengawas dan diberi waktu selama 120 menit dalam mengerjakan soal.Selanjutnya Wakil Walikota, Mor Bastiaan meninjau SD Eben Haezer dimana Wakil Walikota merupakan alumni sekolah tersebut, dan kedatangan beliau yang adalah salah satu alumnus terbaik di SD Eben Haezer disambut gembira oleh sejumlah guru, pengawas beserta Kepala Sekolah 01, Kartini Ilat, SPd, dan Kepala Sekolah 02 Ferry Lumantak, S.Pdk.Dalam Pelaksanaan UN, ada seorang siswa yang sakit dan sementara dirawat diruang UKS sekolah tersebut, Wakil Walikota memberi semangat untuk dapat mengikuti UN, “Semangat ya, makan yang banyak supaya tidak gampang sakit”, kata Mor Bastian, sapaan akrab Wakil Walikota.Dan yang mengikuti UN berjumlah 136 siswa terbagi dalam 7 ruangan di SD 01 dan 02 Eben Haezer.Setelah itu dari SD Eben Haezer, Wakil Walikota, Mor Bastiaan meninjau SDN 08 dan SDN 17, kedua sekolah tersebut merupakan sekolah yang menyelenggarakan UN dengan mengikutsertakan anak – anak berkebutuhan khusus.Wakil Walikota menghimbau kepada guru – guru untuk melihat lebih dekat, “Jangan sampai terjadi konflik antar murid normal kepada murid yang berkebutuhan khusus”.Wakil Walikota Manado berpesan kepada para siswa agar setelah lulus Sekolah Dasar harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. (dar)
Wali Kota GSVL Hadiri HUT 128 Jemaat GMIM Sion Malalayang
ManadoLive-- Wali Kota GS Vicky Lumentut didampingi First lady Ny Prof Juleyta PA Runtuwene beribadah bersama dengan jemaat GMIM Sion Malalayang, Mingu (22/05) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota selalu mengingatkan untuk kerukunan antar umat beragama selalu ditingkatkan, dan diharapkan warga bisa mendukung program pemerintah agar Manado ini bisa lebih maju dan cerdas. Ibadah syukuran Hari Ulang Tahun ke 128 Jemaat GMIM Sion Malalayang ini dihadiri warga serta dipimpin Ketua Sinode GMIM Pdt DR HBW Sumakul MTh. "Selamat beribadah untuk para jemaat," tandas GSVL. (dar)
Puncak Tatempangan bakal Jadi Lokasi Pariwisata dan Olahraga Paralayang
ManadoLive--Puncak Tatempangan di Desa Koha Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa bakal menjadi tempat lokasi Pariwisata.Pasalnya, puncak Tatempangan milik dari Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut akan menjadi tempat olaraga Paralayang tingkat nasional maupun internasional.Happy Korah Kadis Pariwisata Sulut hadir dalam kegiatan pelatihan olaraga Paralayang yang dipimpin langsung oleh atlit penerjun Payung dan Paralayang Frangki Kowaas di puncak Tatempangan.Memberikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPRD Sulut, Wenny Lumentut yang memberikan lahannya sebagai tempat olaraga Paralayang. "Pariwisata dan dapat mendapatkan PAD. Dan dapat membangkitkan olaraga paralayang makin di cintai masyarakat Sulawesi Utara,” tegas Korah.Sementara itu, Wenny Lumentut menyatakan, dengan dibukanya lahan puncak Tatempangan sebagai lokasi olaraga Paralayang karena dirinya berharap olaraga ini bisa maju dan berkembang baik itu di daerah Sulut maupun Nasional dan internasional.Sebelum pelatihan paralayang dilakukan ibadah bersama telah dilakukan sejak Sabtu (21/5) dan Minggu (22/5) oleh Pastor Sujoko MSC dari seminari Pineleng. (dar)
Satgas GEMPITA Buka Aduan Publik di Nomor 081354582123
Written By manadolive.blgospot.com on Minggu, 22 Mei 2016 | 04.43
ManadoLive--Satgas GEMPITA (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan) Pemkot Manado yang dibentuk langsung Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan, terus menjalankan tugas di tengah kritikan sebagian kecil pihak.Kini, untuk membantu pemerintah dalam pelayanan publik, maka pusat pengaduan masyarakat pun dibuka melalui nomor telepon genggam 081354582123. Tujuannya adalah supaya masyarakat Manado bisa meyalurkan langsung aspirasi, khususnya pengaduan terhadap pelayanan di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kecamatan, Kelurahan hingga Lingkungan.Pusat pengaduannya ada di Sekretariat Satgas GEMPITA. “Diinfokan nomor HP 081354582123, disiapkan untuk SMS GEMPITA. Yang disampaikan masyarakat adalah terkait usulan, saran dan juga pengaduan dari berbagai pihak. Namun sekali lagi, nomor telepon ini hanya melayani SMS, karena nomor ini ditempatkan di pengelolaan/sekretariat,” ujar Ketua Satgas GEMPITA, Hans Tinangon, Minggu (22/5/2016) siang.Lanjut Tinangon, adapun pengadu atau pemberi saran/usul, harus lengkap dicantumkan nama, alamat, serta jenis saran/usul dan aduan. “Nama pengadu tidak akan dipublikasikan, kecuali mendapat persetujuan langsung dari si pengadu. Dan laporan ini akan ditindak-lanjuti,” ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatatn Sipil (Disdukcapil) Manado ini. (dar)
Satgas GEMPITA Sejalan Program Presiden Jokowi
ManadoLive--Walikota dan Wakil Walikota GS Vicky Lumentut-Mor Dominus Bastiaan SE (GSVL-MOR), membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (GEMPITA).Satgas ini terdiri dari unsur Inspektorat, BKD, Sat Pol PP Manado, dan Ormas serta Pers. Menyusul, penegakan disiplin bagi Aparat Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.Pemerintah pusat sendiri melalui program Presiden Jokowi terkait Revolusi Mental dalam giat Nawacita, pentingnya disiplin dan integritas ASN dalam menjalankan tugas sebagai abdi Negara untuk mensejahterakan rakyat.Pun Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, sangat serius terkait disiplin dan integritas ASN. Bahkan Pemprov sendiri juga sedang giat-giatnya melakukan Sidak lapangan terkait maraknya ASN bolos di jam kantor.Pemprov Sulut dalam menerapkan program Revolusi Mental dalam giat Nawacita dari Presiden Jokowi, mengimplementasikannya melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).Demikian juga yang terjadi di Pemkot Manado, sepertinya menjadi beban bagi yang tidak terbiasa taat dengan aturan yang seharusnya mereka patuhi, dimana sebagai pelayan masyarakat harus sadar dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing dalam memberikan pelayanan publik.Berbagai pro dan kontra mencuat khususnya dikalangan ASN jajaran Pemkot Manado, pasca kehadiran Satgas Gempita karena dirasa mengganggu kenyamanan bagi ASN yang tidak taat aturan. Hal itu pun ditanggapi bijak oleh Koordinator Tim Sat Gas Gempita, Drs Hans Tinangon. Ditegaskannya, Tim Gempita tidak sembarangan melakukan tugas untuk sidak di seluruh jajaran SKPD hingga ke tingkat Kelurahan. Apalagi bergerak dan melakukan sidak dengan tidak santun, karena Satgas Gempita memiliki kode etik dan mangantongi surat tugas resmi dari Walikota Manado.“ Sat Gas Gempita ada surat tugas resmi dari Pak Walikota Manado dan memiliki kode etik untuk menjalankan tugas melakukan sidak. Kalau ada informasi yang timbul terkait pelaksanaan tugas dari Tim Sat Gas Gempita yang tidak sesuai dengan kode etik, kami langsung lakukan klarifikasi kepada Tim Sat Gas Gempita yang dinilai melanggar kode etik saat bertugas,” tegas Tinangon yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado.Sementara Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL), mengucapkan banyak terima kasih bagi seluruh Tim Satgas Gempita yang mau memberi diri, dalam penegakan displin para ASN di jajaran Pemkot Manado.“ Terimakasih bagi seluruh yang masuk dalam keanggotaan Tim Sat Gas Gempita, yang mau membantu saya dan Pak Wakil Mor Bastian dalam menghadirkan pelayan masyarakat yang punya disiplin,” ujar Walikota GSVL, kemarin. (dar)
Wali Kota: Kerukunan Antar Umat Beragama Terus Dijaga
ManadoLive--Peringati Hari Raya Trisuci WAISAK 2560 di Vihara Vajra Viriya Dharma Kelurahan Dendengan Luar Kecamatan Paal Dua dan Vihara Dhammadipa Kelurahan Lawangirung Kecamatan Wenang Minggu (22/05) pagi tadi, Walikota Manado DR G.S Vicky Lumentut (GSVL) mengikuti ibadah secara khusyuk bersama Umat Budha yang ada di Kota Manado. Wali Kota diberikan kesempatan untuk memasang lilin warna kuning sebagai simbol kepemimpinan Walikota GSVL bisa terus mencerahkan dan menaungi kota ini Kota Manado agar semakin lebih baik dan terhindar dari bencana. Semakin Lebih Baik Lagi dan Terhindar Dari Bencana. Juga memancarkan cahaya, baik untuk kesehatan dan kesejahtraan bagi di Ibukota Propinsi Sulut Kota Manado. "Semoga Hari Waisak tahun ini, dapat dirayakan dengan penuh Hikmat dan Keimanan oleh seluruh Umat Budha sehingga akan melahirkam semangat dan harapan baru serta kebersamaan di tengah-tengah masyarakat Kota Manado. Selamat memperingati Hari Trisuci Waisak 2560 bagi saudara-saudaraku Umat Buddha di Kota Manado. Nammo Buddhaya," ujar Walikota yang turut didampingi Pandita Utama Fandy Kalensang ST MSc, Tokoh Agama Buddha Kota Manado Hanny Wong Kandouw, dan Camat Paal Dua Drs Rein Heydeman.(dar)
GSVL-MOR: Hilangkan Budaya Makan 'Gaji Buta'
ManadoLive--Wali Kota GS Vicky Lumentut didampingi Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan meresmikan Kantor Camat Tikala, Sabtu (21/05) kemarin. Dalam sambutannya, Walikota mengajak para pegawai di Kantor Camat yang nilai pembangunannya berbandrol Rp 800 juta ini untuk bisa meningkatkan kualitas kerja demi pelayanan kepada masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Tikala yang memiliki lima kelurahan. "Kantor Camat Tikala yang baru ini, hadir dan dibangun guna peningkatan mutu pelayanan ke tengah masyarakat. Jangan sudah gedung baru dan bagus, tapi tidak ada pegawai nantinya jika warga ingin mengurus keperluan. Mari tingkatkan disiplin dan etos kerja pegawai, agar kedepan tak ada komplain dan protes dari warga. Jadi pegawai harus datang dan pulang kantor tepat waktu, jangan hanya isi absen lalu balik pulang dan sore datang hanya ingin absen lagi. Itu kinerja yang patut dihilangkan, dan yang pasti kinerja yang kurang baik ini akan terus di awasi oleh Tim Satgas Gempita (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan). Mari kita pegawai Kota Manado, untuk hilangkan budaya pencuri tulang alias makan gaji buta karena itu akan ter-eliminasi nantinya," saran Walikota GSVL yang turut didampingi Wawali Mor Dominus Bastiaan dan Camat Tikala Drs Sammy Kaouwan dan Camat Wenang Muhammad Sofyan(dar)Assa: Manado Semakin CERDAS di Tangan GSVL-MOR
Written By manadolive.blgospot.com on Jumat, 20 Mei 2016 | 06.58
ManadoLive-- Perencanaan Kota Manado untuk mewujudkan visi Manado menjadi Kota Cerdas terus digulirkan pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan, Dr. GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan, SE, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado, Dr Bart K.B Assa saat berkonsultasi ke Kemendagri Ditjen Bina Bangda tentang RPJMD dan Permendagri 18/2016, menyampaikan beberapa gambaran dan rencana pengembangan Manado kedepannya.
”Mumpung sudah di Jakarta dan di telepon kenalannya pak Wakil Walikota yg membuat The Jakarta Smart City, jadilah saya bertandang ke Jakarta Smart City Lounge di kantornya pak Ahok. Sayangnya tidak bisa ketemu beliau. Tak ada yg bisa dikatakan, ini baru bilang ruang hebat dan cerdas, saya serba takjub dan kagum ketika masuk ke Command Center nya Jakarta Smart City Lounge. Hampir semua sudut kota dan kinerja SKPD, tanpa harus ada sidak, semua terpantau dan tersidak secara cerdas atau otomatis dari ruang command center ini,” tutur Assa melalui Akun Facebooknya, Jumat (20/5/2016).
Ditambahkan Assa memberi penjelasan bahwa pada kesempatan kunjungan tersebut dirinya mendapatkan beberapa pengetahuan tambahan dan beragam inovasi teknologi yang ditemui ketika melakukan koordinasi tersebut.
”Melalui kesempatan baik ini saya full keliling dan tanya2 panjang lebar. Bersyukur semua pejabat, staf dan staf ahli IT disini ramah-ramah. Fungsi dan cara pengoperasian ruang kontrol dijelaskan lengkap oleh mbak Wise Citra Dewi, S.Kom, selaku kepala sub bagian Tata Usaha UPT. Strategi pembangunan, anggaran dan teknis dijelaskan langsung oleh Kepala UPT nya pak Setiaji, ST, MSi. Saat ini Manado sedang Gempita-gempitanya dengan program sidak Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (GEMPITA). Kedepan Manado akan bisa Sidak GEMPITA Online dengan tentunya di bawah pengaturan pasangan GEsvlMorPemimpInkiTA (Pasangan GEMPITA),” papar Assa menutup. (dar)
”Mumpung sudah di Jakarta dan di telepon kenalannya pak Wakil Walikota yg membuat The Jakarta Smart City, jadilah saya bertandang ke Jakarta Smart City Lounge di kantornya pak Ahok. Sayangnya tidak bisa ketemu beliau. Tak ada yg bisa dikatakan, ini baru bilang ruang hebat dan cerdas, saya serba takjub dan kagum ketika masuk ke Command Center nya Jakarta Smart City Lounge. Hampir semua sudut kota dan kinerja SKPD, tanpa harus ada sidak, semua terpantau dan tersidak secara cerdas atau otomatis dari ruang command center ini,” tutur Assa melalui Akun Facebooknya, Jumat (20/5/2016).
Ditambahkan Assa memberi penjelasan bahwa pada kesempatan kunjungan tersebut dirinya mendapatkan beberapa pengetahuan tambahan dan beragam inovasi teknologi yang ditemui ketika melakukan koordinasi tersebut.
”Melalui kesempatan baik ini saya full keliling dan tanya2 panjang lebar. Bersyukur semua pejabat, staf dan staf ahli IT disini ramah-ramah. Fungsi dan cara pengoperasian ruang kontrol dijelaskan lengkap oleh mbak Wise Citra Dewi, S.Kom, selaku kepala sub bagian Tata Usaha UPT. Strategi pembangunan, anggaran dan teknis dijelaskan langsung oleh Kepala UPT nya pak Setiaji, ST, MSi. Saat ini Manado sedang Gempita-gempitanya dengan program sidak Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (GEMPITA). Kedepan Manado akan bisa Sidak GEMPITA Online dengan tentunya di bawah pengaturan pasangan GEsvlMorPemimpInkiTA (Pasangan GEMPITA),” papar Assa menutup. (dar)
PNS Minsel Lecehkan Program Wali Kota Manado GSVL-MOR
ManadoLive--Meski sebagian PNS bahkan sejumlah kalangan salut kebijakan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (GSVL) memberikan efek jerah kepada PNS Pemkot Manado yang tidak disiplin dengan membentuk Satuan Tugas Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (Satgas Gempita). Ternyata masih ada juga pihak-pihak lain yang alergi dengan kebijakan GSVL tersebut.Celakanya lagi. Yang merasa alergi kali ini justru diduga oknum PNS berinisial SMM alias Sem. Belakangan diketahui, oknum PNS tersebut dikabarkan anak buah Bupati Minsel, Tetty Paruntu. Sem dipercayakan Bupati Tetty sebagai salah satu Kabid di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Pemkab Minsel.
Sem mencemooh kebijakan Wali Kota GSVL membentuk Satgas Gempita beranggotakan dari unsur PNS, Inspektorat, BKD, LSM, Pemerhati serta unsur Pers yang keseharian bertugas melakukan Sidak di sejumlah SKPD Pemkot Manado.
Rasa alergi Sem itu dituangkan melalui komentar akun FB dengan salah seorang onkum PNS Pemkot Manado. Pernyataan Sem tersebut terkesan berbau pelecehan terhadap singkatan GEMPITA. Sem mengartikan GEMPITA siangkatan dari ‘Gerombolan Manusia PenjilaTan’.
Dalam akun itu, komentar Sem tersebut tidak dibalas oleh oknum PNS Pemkot Manado. Meski begitu, komentar Sem yang sempat tembus ke telinga sejumlah anggota Satgas Gempita spontan mengundang kecaman dan meminta agar Bupati Minsel Tetty Paruntu memberi pembinaan kepada anakbuahnya yang telah menghina kebijakan Wali Kota GSVL.
Sem sendiri juga diketahui belakangan adalah suami dari oknum PNS Pemkot Manado, Sonya Poli. Sonya yang merupakan PNS pindahan dari Pemkab Minsel saat ini tercatat staf di Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken. Sementara itu Ketua Tim Satgas GEMPITA Hans Tinangon mengatakan bahwa Satgas GEMPITA tetap menjalankan tugas dan tanggungjawab karena didalam Satgas GEMPITA terdiri dari unsur BKD, Inspektorat, Pol PP, LSM dan unsur Pers. (dar)
Irup Harkitnas, Wali Kota Ingatkan Semangat PNS
ManadoLive--Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-108, di jajaran pemerintah Kota Manado disambut dengan upacara yang dipimpin Wali Kota GS Vicky Lumentut. Dalam kesempatan menjadi Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Sparta Tikala, Jumat (20/5), tersebut Wali Kota menyampaikan beberapa pesan penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
”Banyak hal dan pengetahuan penting yang perlu kita ambil dari spirit Hari Kebangkitan Nasional ini, salah satunya adalah insipirasi yang dapat kita serap dalam berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Sebagai organisasi modern yakni pada 1908 menjadi sumber daya manusia terdidik berjiwa nasionalisme dan membebaskan diri dalam kemerdekaan, kemudian paling pentingnya yaitu dapat mengeratkan para pemuda,” ujar GSVL sapaan akrab Wali Kota Lumentut.
Setelah amanat, Wali Kota Manado menyerahkan secara simbolis 4 Pesawat Radio Transistor dari 902 pesawat, peluncuran program radio pesisir khususnya komunitas masyarakat Bunaken, Alung Banua, Manado Tua, Siladen dan sekitarnya. Momentum Hartiknas kali ini mengangkat tema: ”Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter”. Wali Kota juga mengingatkan agar semangat Hartiknas dapat diimplementasikan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara yang berada di Pemerintahan Kota Manado. Untuk diketahui, upacara dihadiri oleh Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE dan seluruh pimpinan SKPD, ASN, dan Perwakilan Siswa SMP.(dar)
”Banyak hal dan pengetahuan penting yang perlu kita ambil dari spirit Hari Kebangkitan Nasional ini, salah satunya adalah insipirasi yang dapat kita serap dalam berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Sebagai organisasi modern yakni pada 1908 menjadi sumber daya manusia terdidik berjiwa nasionalisme dan membebaskan diri dalam kemerdekaan, kemudian paling pentingnya yaitu dapat mengeratkan para pemuda,” ujar GSVL sapaan akrab Wali Kota Lumentut.
Setelah amanat, Wali Kota Manado menyerahkan secara simbolis 4 Pesawat Radio Transistor dari 902 pesawat, peluncuran program radio pesisir khususnya komunitas masyarakat Bunaken, Alung Banua, Manado Tua, Siladen dan sekitarnya. Momentum Hartiknas kali ini mengangkat tema: ”Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter”. Wali Kota juga mengingatkan agar semangat Hartiknas dapat diimplementasikan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara yang berada di Pemerintahan Kota Manado. Untuk diketahui, upacara dihadiri oleh Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE dan seluruh pimpinan SKPD, ASN, dan Perwakilan Siswa SMP.(dar)
GSVL-MOR Apresiasi Satgas GEMPITA Awasi Kinerja ASN
ManadoLive--Dialog interaktif dengan masyarakat pesisir dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional. Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota (Wawali), Mor Bastiaanm SE menyampaikan sejumlah rencana yang akan dilaksanakan pemerintah Kota Manado. “Tugas kita untuk menjaga dan mengawal NKRI, jangan ada lagi yang menggangu Negara kita yang dapat melepas keutuhan RI, masyarakat juga harus membantu menjaganya. Mari kita mengisi kegiatan besar bersama elemen Pemerintah dengan kerja nyata dan mandiri,” ujar GSVL. Sementara itu, Wawali Mor Bastiaan mengawali sambutannya dengan mengatakan “Selamat baku dapa kepada masyarakat pesisir yang walaupun hanya melalui radio.” Pada hari ini kita bersama memperingati Harkitnas. Saya sebagai Wakil Walikota terpilih bersama Walikota Manado memang sudah memilki 8 program yang sudah diketahui masyarakat umum. Lanjut Wawali mengatakan bahwa pemeirntah GSVL-MOR untuk menjalankan 8 Program pemerintah melalui penjabaran dalam program tahunan selama kepemimpinan mereka Itu sebabnya tambah Mor, 8 Program ini telah dimulai di tubuh Pemkot sendiri, dengan membentuk Satgas Gerakam Masyarakat Pintar dan Taat Aturan (GEMPITA). “Kita juga membentuk Satgas GEMPITA dengan tugas adalah melakukan pengawasan langsung yang secara khusus mengawasi ASN agar siap menjalankan program pemerintah dengan baik,” tegas Wawali Mor.(dar)
Pengurus Terbentuk, Hanny Kandou Optimis Atlit Taekwondo Manado Bisa Berprestasi
ManadoLive--Pecinta dan atlet cabang olahraga (Cabor) Taekwondo kini bisa bernafas lega. Pasalnya setelah sekian lama pengurus Manado vakum atau jalan ditempat. Nah, sekarang dengan semangat solidaritas tinggi telah dibentuk kepengurusan periode 2016-2020.
Dengan struktur kepengurusan baru saja dibentuk Kamis (19/5), beranggotakan 21 orang ini akan mengembangkan cabor Taekwondo.
“Perkembangan cabor ini kalau di Manado sudah banyak diminati, jadi kami perlu pendamping dengan membetuk susunan pengurus agar lebih aktif lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya,”jelas Djonjon Mamuli, dalam kapasitas kepengurusan sebagai Sekretaris itu.
Saat ditanyai Manadoline, Kamis (20/5). Mengapa kepengurusan sebelumnya cukup lama vakum? Mamuli mengakui, belum mengetahui pasti kenapa hal itu bisa terjadi, kami hingga saat ini masih bertanya-tanya, tapi yang jelas kita pikirkan kedepan kepengurusan yang baru,”ungkapnya.
“Dari segi Kejuaraan Nasional (Kejurnas), tak dipungkiri paling banyak diambil atlet dari Manado. Target 2016 ini masih dalam pembenahan organisasi karena banyak hal perlu dibenahi, paling penting perkembangannya,”kata Mamuli, memulai terjun Taekwondo sejak 1988 lulus SMA, hingga saat ini coach di Mudo Akademi tepatnya di kompleks Mega Mall Manado.
Singkat cerita, Mamuli mengungkapkan prestasi atlet Taekwondo sudah beberapa kali ikut Kejurnas salah satunnya Bali International Open 2012, Kejurnas di Kalimantan Timur dengan mendapat perak dan perunggu dan masih banyak lagi atlet-atlet Manado sukses diajang Nasional maupun Internasional.
Diketahui, atlet Taekwondo Manado sekitar 300 orang dan telah mendapat medali secara keseluruhan 70 orang dan salah satu cabor ini memperoleh emas di Poknas kemarin,”katanya.
Mamuli menilai, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Manado dan Koni telah menyelamatkan juga perhatian kontingen atlet Sulut. Tapi secara kepemerintahan mereka tidak mau ambil langkah lebih.
Berbagai upaya pengurus akan lakukan.”Makanya kenapa kalau dilihat jadi Singel Fighter karena Manado miliki prestasi pasti, tentu berharap dapat terorganisir secara baik dengan pemerintah
Sementara itu, Hanny Kandou (HK) sebagai Ketua terpilih dalam Kepengurusan Taekwondo Manado mengatakan cabor tersebut sudah di cintai pada umumnya mulai sejak anak-anak. Taekwondo, olahraga bela diri palling mudah dipelajari,”katanya.
“Yang nakal menjadi sopan, yang tidak percaya diri jadi percaya diri, mereka akan melihat diatas langit ada langit. Juga merupakan pendidikan mental diluar sekolah sambil belajar bersama dan nantinya jika tekuni akan memiliki jiwa leadership, saya optimis olahraga Taekwondo semakin maju dan atlitnya semakin berprestasi, ”kunci Kandou.(dar)
Dengan struktur kepengurusan baru saja dibentuk Kamis (19/5), beranggotakan 21 orang ini akan mengembangkan cabor Taekwondo.
“Perkembangan cabor ini kalau di Manado sudah banyak diminati, jadi kami perlu pendamping dengan membetuk susunan pengurus agar lebih aktif lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya,”jelas Djonjon Mamuli, dalam kapasitas kepengurusan sebagai Sekretaris itu.
Saat ditanyai Manadoline, Kamis (20/5). Mengapa kepengurusan sebelumnya cukup lama vakum? Mamuli mengakui, belum mengetahui pasti kenapa hal itu bisa terjadi, kami hingga saat ini masih bertanya-tanya, tapi yang jelas kita pikirkan kedepan kepengurusan yang baru,”ungkapnya.
“Dari segi Kejuaraan Nasional (Kejurnas), tak dipungkiri paling banyak diambil atlet dari Manado. Target 2016 ini masih dalam pembenahan organisasi karena banyak hal perlu dibenahi, paling penting perkembangannya,”kata Mamuli, memulai terjun Taekwondo sejak 1988 lulus SMA, hingga saat ini coach di Mudo Akademi tepatnya di kompleks Mega Mall Manado.
Singkat cerita, Mamuli mengungkapkan prestasi atlet Taekwondo sudah beberapa kali ikut Kejurnas salah satunnya Bali International Open 2012, Kejurnas di Kalimantan Timur dengan mendapat perak dan perunggu dan masih banyak lagi atlet-atlet Manado sukses diajang Nasional maupun Internasional.
Diketahui, atlet Taekwondo Manado sekitar 300 orang dan telah mendapat medali secara keseluruhan 70 orang dan salah satu cabor ini memperoleh emas di Poknas kemarin,”katanya.
Mamuli menilai, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Manado dan Koni telah menyelamatkan juga perhatian kontingen atlet Sulut. Tapi secara kepemerintahan mereka tidak mau ambil langkah lebih.
Berbagai upaya pengurus akan lakukan.”Makanya kenapa kalau dilihat jadi Singel Fighter karena Manado miliki prestasi pasti, tentu berharap dapat terorganisir secara baik dengan pemerintah
Sementara itu, Hanny Kandou (HK) sebagai Ketua terpilih dalam Kepengurusan Taekwondo Manado mengatakan cabor tersebut sudah di cintai pada umumnya mulai sejak anak-anak. Taekwondo, olahraga bela diri palling mudah dipelajari,”katanya.
“Yang nakal menjadi sopan, yang tidak percaya diri jadi percaya diri, mereka akan melihat diatas langit ada langit. Juga merupakan pendidikan mental diluar sekolah sambil belajar bersama dan nantinya jika tekuni akan memiliki jiwa leadership, saya optimis olahraga Taekwondo semakin maju dan atlitnya semakin berprestasi, ”kunci Kandou.(dar)
Wawali Mor Buka Ujian SD di Citra Kasih, Siswa: Good Morning Mr.Vice Mayor
Written By manadolive.blgospot.com on Rabu, 18 Mei 2016 | 06.36
ManadoLive--Sejumlah guru dan siswa SD Citra Kasih Manado sumringah ketika melihat mobil putih Toyota Fortuner DB 2 A memasuki halaman sekolah mereka, Selasa (17/5) pagi.Dari mobil turun orang kedua di ibukota Provinsi Sulut, Mor Dominus Bastiaan yang sudah beberapa jam ditunggu. Usai bersalaman dengan sejumlah guru, orang kedua di Ibukota Provinsi Sulut ini langsung diajak ke ruangan sebuah kelas.Disitu telah menunggu sekitar 21 siswa SD yang berlokasi di kompleks perumahan elit Citralanda, Kelurahan Bumi Nyiur, Kota Manado.Mor, Wakil Wali Kota berpasangan dengan GS Vicky Lumentut sebagai Wali Kota periode 2016-2021 ini langsung diberi salam oleh para siswa dengan berbahasa Inggris; Good Morning Mr. Vice Mayor.“Morning!”… sambut Mor. “Finished Breakfist (sudah sarapan pagi semua?” Tanya Mor. Langsung dijawab serentak semua siswa dalam berbahasa Inggris.Antara Mor dan para siswa pun terlibat pembicaraan santai bahasa Inggris sambil Mor membuka soal ujian. Satu per satu soal ujian dibagikan Mor kepada para siswa.“Belajar yang benar yah. Kalian semua adalah masa depan dan tulang punggung bangsa. Terlebih untuk Kota Manado dan Sulut pada umumnya,” kata Mor memberi semangat.Usai membuka soal, Mor langsung diajak menuju ke ruangan guru. Mereka terlibat pembicaraan serius dengan beberapa guru dengan salah setua SD unggulan di Kota Manado sesaat sebelum beranjak ke Kantor Wali Kota. (dar)
PNS Jal;an-Jalan di Mall Saat Jam Kantor Disidak Satgas GEMPITA
ManadoLive--Kerja cepat Satuan Tugas GEMPITA (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan) bentukan Walikota dan Wakil Walikota Manado, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-Mor), terus membuahkan hasil. Buktinya di hari ketiga yang digelar Senin (16/5/2016) hari ini, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor pemerintahan lingkup Pemkot Manado, sorenya melakukan razia PNS yang berkeliaran di sejumlah tempat umum di kawasan Megamas.Alhasil, ditemukan banyak PNS yang jalan-jalan di mall bahkan belanja di beberapa toko pakaian di Megamall dan MTC, padahal harusnya berada di kantor karena belum waktunya pulang. Di salah satu toko pakaian di Megamall misalnya, ada PNS yang masih berseragam lengkap dengan logo Pemkot Manado di lengan tengah asyik belanja. “Maaf ibu, masih jam kantor sudah di mall?,” tanya salah satu tim Satgas GEMPITA kepada seorang ibu yang sedang belanja pakaian. “Torang dari Satgas GEMPITA,” sambungnya.Terlihat wajah ibu tersebut langsung pucat. “Oh, kita kwa mo bli baju batik,” jawab sang ibu yang mengaku dari Dinas Pendidikan. “Kita kwa baru klar mengawas ujian tadi,” sambung dia. Identitas PNS tersebut kemudian didata bersama dengan alasan dirinya berada di luar kantor. Hal serupa juga ditemukan tim Satgas GEMPITA lainnya di MTC. Menariknya, ada PNS yang coba sembunyi di dalam fitting room toko pakaian.Masih di Megamall, Satgas GEMPITA juga menemukan sejumlah PNS lagi asyik dan santai di sejumlah rumah makan. Berbagai alasan diutarakan para PNS yang kena razia tersebut. Dan menariknya, di salah satu rumah makan ternama ditemukan PNS berkelit kalau mereka disuruh atasan untuk beli makanan. PNS satunya pakai kaos, dan keduanya pakai sandal jepit lagi. “Torang kwa izin, atasan da suru bli makanan di sini,” ungkap salah satu PNS berparas cantik kepada tim Satgas GEMPITA.Tak hanya menjaring PNS Pemkot Manado, tim Satgas GEMPITA juga menemukan sejumlah PNS dari Kementerian Agama wilayah Sulut, sejumlah PNS yang mengaku dari Pemkab Minut dan mengaku PNS Pemkab Minsel. Bahkan di salah satu rumah makan di kawasan Megamas, saat dirazia seorang PNS perempuan dari Pemkab Minsel mengaku kalau dirinya mendapat tugas luar (TL) dari atasannya. Sayangnya, sang PNS perempuan tersebut tak bisa menunjukkan surat TL yang dimaksud.Bahkan teman prianya yang berada di samping dengan arogan mengatakan kalau PNS perempuang yang ada di sampingnya tak perlu dirazia. “Nda usah kwa,” ujar sang pria, yang melarang PNS perempuan memberikan identitasnya. Ketika didesak, karena PNS bersangkutan berada di wilayah Manado, sang pria pun coba melindungi. “Kita ini ajudan Bupati Mitra!,” gertak sang pria. Karena tim Satgas GEMPITA tak mau bertindak berlebihan, maka sang PNS perempuan Pemkab Minsel itu dan pria yang mengaku ajudan Bupati Mitra tersebut kemudian ditinggalkan. (dar)
Satgas GEMPITA Temukan Kantor Lurah Digembok
ManadoLive--Kerja cepat Satuan Tugas GEMPITA (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan) bentukan Walikota dan Wakil Walikota Manado, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-Mor), terus membuahkan hasil. Satgas GEMPITA masih banyak menemukan pegawai di sejumlah SKPD tidak disiplin. Ada yang cuek mengisi absen hadir. Ada yang keluar tanpa alasan masih di saat jam kerja. Bahkan ada ditemukan Kantor Lurah sudah digempokSeperti ditemukan Selasa (17/5) sekitar pukul 14.45 Wita. Kantor Kelurahan Bumi Beringin sudah tidak ada satu pegawai pun, bahkan pintu kantor sudah digembok. Pukul 15.45 Wita, pegawai di kantor Kelurahan Tingkulu sudah tidak berada di tempat.“So kurang kita sandiri. Lain so pulang,” kata Kasie Pemerintahan Kantor Kelurahan Tingkulu, Alfred Mokale saat ditanya Tim B Satgas Gempita.Temuan lainnya di sejumlah SKPD, banyak pegawai sudah tak berada di kantor saat jam kerja. Itu terbukti ketika dilakukan pengecekan absen kehadiran. Ada pegawai keluar tanpa alasan atau dilengkap surat tugas.“Kalau tugas luar harus lengkapi surat tugas. Absen juga jangan lupa diisi,” ujar Koordinator Tim B, Robert Dauhan didampingi Novi Mamahit, staf Inspektorat Pemkot Manado. Selain itu ditemukan banyak PNS yang jalan-jalan di mall bahkan belanja di beberapa toko pakaian di Megamall dan MTC, padahal harusnya berada di kantor karena belum waktunya pulang. Di salah satu toko pakaian di Megamall misalnya, ada PNS yang masih berseragam lengkap dengan logo Pemkot Manado di lengan tengah asyik belanja. “Maaf ibu, masih jam kantor sudah di mall?,” tanya salah satu tim Satgas GEMPITA kepada seorang ibu yang sedang belanja pakaian. “Torang dari Satgas GEMPITA,” sambungnya.Terlihat wajah ibu tersebut langsung pucat. “Oh, kita kwa mo bli baju batik,” jawab sang ibu yang mengaku dari Dinas Pendidikan. “Kita kwa baru klar mengawas ujian tadi,” sambung dia. Identitas PNS tersebut kemudian didata bersama dengan alasan dirinya berada di luar kantor. Hal serupa juga ditemukan tim Satgas GEMPITA lainnya di MTC.(dar)
Mendagri Keluarkan Surat Larang ROR Lakukan Mutasi
ManadoLive--Di saat masa transisi pemerintahan di Manado, Penjabat Walikota saat itu Ir Royke O Roring (ROR) telah melakukan beberapa kali rolling atau mutasi pejabat, baik eselon IV, III, dan II. Rolling tersebut atas usulan panitia seleksi dan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang dikepalai Sekkot Haefrey Sendoh.Namun rupanya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pernah mengeluarkan surat Nomor 820/1472/SJ tertanggal 21 April 2016 Perihal Izin Mutasi di lingkungan Pemkot Manado yang ditembuskan kepada Penjabat Walikota. Isi suratnya bahwa Mendagri menjawab surat Nomor 800/402/Sekr-BKD tanggal 13 April 2016 Perihal Usualan Mutasi Jabatan Struktural.“Berdasarkan ketentuan Pasal 132A ayat (1) huruf a dan ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, bahwa: Penjabat Kepala Daerah atau Pelaksana Tugas Kepala Daerah dilarang melakukan mutasi pegawai; Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dan Menteri Dalam Negeri,” demikian bunyi surat tersebut.Kemudian ditegaskan pula bahwa jika mutasi tersebut tidak sesuai aturan maka bisa dibatalkan. “Apabila pelaksanaan mutasi tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka persetujuan Menteri Dalam Negeri ini dibatalkan dan segala kebijakan terkait persetujuan Menteri Dalam Negeri tersebut tidak sah,” demikian penegasan poin 4 surat Mendagri tersebut.Sebelumnya di hari keempat Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Baseline Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2016-2021 yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Walikota, Senin (16/5/2016) kemarin, terungkap juga permasalahan khususnya pelaksanaan mutasi/rolling pejabat eselon II yang dilakukan Penjabat Walikota Manado di masa pemerintahan transisi.Bahkan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Ir Steven Wakkary yang ditanya soal kebijakan tersebut bingung dan nyaris tak bisa menjawab, apalagi ditanya soal rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang memberikan rekomendasi bahwa belum dapat menyetujui melakukan pelantikan atau rolling pejabat. “Memang waktu dikonsultasikan ke KASN, mereka minta penjelasan,” jawab Wakkary dengan terbata-bata, seolah membenarkan pelaksanaan mutasi pejabat beberapa waktu lalu tersebut. (dar)
My Beauty Salon Perawatan Wajah Terbaik di itCenter
ManadoLive--Bicara soal kecantikan memang tidak ada habisnya. Tidak hanya soal kecantikan dari luar, tapi semua orang pun berbondong-bondong untuk melakukan perawatan dari dalam. Kecantikan dan kesehatan kulit dari dalam jadi tujuan semua wanita maupun pria yang ingin tampil makin oke. Salah satu salon perawatan wajah yang dikenal oleh warga dan pengunjung setia itCenter yaitu MyBeauty Salon. MyBeauty salon sebagai salon perawatan wajah terbaik di itCenter memang jadi tujuan utama baik bagi wanita maupun pria yang ingin melakukan perawatan kulit wajah. Salon ini memang special memberikan treatment-treatment khusus untuk kecantikan dan kesehatan kulit wajah.Treatment menarik yang sering dicari para pelanggan yaitu totok wajah/relaksasi. Treatment ini pun tidak merogoh kocek banyak, hanya dengan Rp. 50.000 saja pelanggan sudah bisa merasakan hasil yang maksimal. Treatment ini berfunsi untuk merelaksasi wajah, melancarkan peredaran darah pada wajah sehingga akan terasa rileks dan fresh, serta dapat membuka aura kecantikan pada penggunanya. Totok wajah ini pun dilengkapi dengan masker wajah. Belum lagi dengan Facial Beauty Skin yang hanya merogoh kantong Rp. 75.000 sudah bisa dinikmati manfaatnya oleh pelanggan yang ingin kulitnya bersih, terhindar dari komedo, dan semakin cerah. Treatment yang juga jadi andalan buat pelanggannya, terlebih khusus para wanita muda yaitu Facial Acne Treatment. Treatment ini khusus untuk mengatasi masalah jerawat membandel. Dengan formula khusus dari MyBeauty salon, wajah Anda akan terbebas dari jerawat dan lebih terlihat awet muda.Tidak hanya itu treatment yang ditawarkan oleh MyBeauty Salon, masih banyak lagi treatment lainnya yang bisa Anda rasakan disini. “Kami punya banyak treatment berkualitas untuk semakin menunjang penampilan Anda” ujar Alvina Pedah pemilik MyBeauty Salon yang bertempat di Lantai 3 itCenter Blok E-08G ini. Hasil yang maksimal itu jadi andalan dari MyBeauty Salon. Jadi buat Anda yang mencari tempat perawatan wajah yang bagus dengan harga terjangkau, MyBeauty Salon jawabannya.(dar)
Ratusan Koleksi Tas Bagi Fashionista dari Vallerie Collection
ManadoLive--Vallerie Collection di Lantai 2 itCenter sudah tidak asing lagi ditelinga para wanita cantik yang selalu ingin tampil modis disetiap suasana. Yups, Vallerie Collection ini dikenal oleh para wanita sebagai pusat tas fashion yang punya ratusan koleksi tas cantik, elegan, nan mewah. “Siapa yang tidak kenal dengan koleksi cantik dari Vallerie Collection, so jadi langganan tiap mau beli tas baru” ujar Angela salah satu pelanggan setia Vallerie Collection yang mengaku hampir setiap bulan menyempatkan diri untuk mengunjungi kios Vallerie Collection, baik untuk mengecek barang-barang terbaru atau bahkan untuk langsung memilikinya. “Semua tas yang dihadirkan disini tidak ada yang tidak saya suka, semuanya saya suka, jadi hampir semua koleksi tas saya belinya dari Vallerie Collection” tambahnya.Ya, terang saja banyak pengakuan serupa yang dituturkan pengunjung dan pelanggan setia Vallerie Collection, ternyata kios yang special menghadirkan tas untuk para kaum hawa ini punya ratusan koleksi yang tidak pernah ketinggalan jaman. “Kami selalu hadirkan model-model terbaru untuk para wanita yang ingin tampil cantik” ungkap Ci’Cynthia Tanzil pemilik kios yang terletak di Lantai 2 Blok D-06 itCenter Manado ini. Bahan tas-tas fashion di Vallerie Collection pun jangan ditanya, kualitas premium pun hadir untuk semakin menunjang penampilan Anda di setiap suasana. Balutan bahan premium dengan model dan aksen cantik juga elegan banyak ditawarkan disini. Soal harga pun Vallerie Collection masih terjangkau. Untuk tas kualitas premium pun ditawarkan mulai dari Rp. 250.000 saja. Belum lagi dengan tas-tas untuk kantong anak kuliahan disini ditawarkan dengan harga mulai Rp. 150.000 saja.Inovasi baru yang diberikan Vallerie Collection pun kini tengah digandrungi para pelanggannya. Vallerie Collection kini juga hadirkan koleksi parfum import mulai dari Rp. 80.000/botol. Bahkan dalam rangka promo beli 2 botol diberi harga Rp. 75.000/botol saja. Wah, makin cinta dengan Vallerie Collection ! Yuk girls, yang mau tampil cantik dengan koleksi dari Vallerie Collection langsung datang ke itCenter Manado Lantai 2 Blok D-06 !. (dar)
Langganan:
Postingan (Atom)

















